Hai sa,
Program #30harimenulissuratcinta sudah selesai, tapi entah kenapa aku ingin menulis surat ini.
Tadi kita tidak bertemu, kemarin juga tidak.
Aku lupa kapan kita terakhir bertemu, dengan suaramu yang terngiang - ngiang di kepalaku.
Kamu tahu 2 hari yang lalu banyak orang bilang itu hari Valentine.
Banyak orang yang mengikuti acara - acara seperti itu dan membuatku bertanya, apakah kamu juga mendapat cokelat dari seseorang ?
Kalau memang iya, bagaimanakah perasaanmu ?
Pasti senang sekali karena dapat cokelat dari seseorang yang kau tunggu - tunggu.
Atau bisa juga senang tapi penasaran, karena cokelat itu dikirimkan seseorang tanpa rupa, bentuk dan nama.
Aku tidak tahu apakah kau mendapatkan cokelat itu.
Yang aku tahu hanyalah kalau memang kau mendapatkan cokelat itu sudah pasti bukan aku yang mengirimkan.
Sekarang aku menyesal, kenapa aku tidak bersusah payah memberikanmu cokelat seperti itu tanpa kamu harus tahu bahwa aku yang mengirimkannya.
Akan sangat menarik jika melihat wajahmu saat mendapatkan cokelat itu dan diiringi rasa penasaran siapakah gerangan sang pengirim.
Ya betul, kamu memang punya pengagum rahasia.
Sudahlah, itu hanya khayalanku saja.
Aku tidak mengirim cokelat dan aku tidak tahu apakah ada yang memberikanmu cokelat.
Yang terlihat di mataku di hari itu adalah kamu dengan setangkai bunga.
Entah siapa pengirimnya.
Karena saya lebih takut mati daripada takut hidup. That's why. Enjoy your life. Live your life to the fullest. Try everything. Regret nothing.
Showing posts with label #191. Show all posts
Showing posts with label #191. Show all posts
Saturday, February 16, 2013
Monday, February 11, 2013
Senin
Dear sa,
hari ini hari terakhir yang memungkinkan aku menulis surat buat kamu.
Sebenarnya masih ada besok tapi sudah dipesan bosse @poscinta buat nulis surat ke orang yang ingin ditemui waktu nanti gathering #30harimenulissuratcinta.
Tapi aku tidak khawatir, masih ada hari - hari dimana aku masih bisa menulis surat untukmu, hanya berbeda keadaan saja.
Apa kabar dirimu hari ini ? Kamu tidak benci hari Senin 'kan ?
Banyak yang tidak suka dengan hari Senin, mereka bilang dari hari Minggu ke Senin harusnya tidak langsung berubah 180 derajat suasananya.
Hari Minggu itu hari istirahat, tiba - tiba hari Senin sudah penuh dengan segala kegiatan, pekerjaan, tugas dan masih banyak lagi.
Mereka bilang harusnya perpindahan dari hari Minggu itu bertahap. Jadi misal hari Senin masuk seperempat hari, hari Selasa masuk setengah hari, hari Rabu masuk tiga perempat hari, hari Kamis baru masuk satu hari penuh. Enak 'kan ?
Hari Jumat biarpun masuk satu hari penuh tapi besok Sabtunya sudah libur lagi.
Masih ada surat - surat lain untuk kamu, karena kamu masih di jalan hidupku.
Semoga kamu tidak bosan. Walaupun aku tidak yakin apakah kamu akan bosan ketika tidak ada suratku untukmu yang kamu baca.
Kalau suatu saat kamu memutuskan untuk pindah dari jalan hidupku bolehlah sekedar mampir untuk mengatakannya padaku.
Akan kuucapkan selamat tinggal dan semoga berbahagia.
Mungkin jalan hidup orang lain lebih membahagiakan dan tidak membuatmu cemas setiap waktu.
Aku juga akan melangkah maju dan mungkin ada lagi yang singgah di jalanku.
Jadi apakah kamu suka dengan hari Senin ?
hari ini hari terakhir yang memungkinkan aku menulis surat buat kamu.
Sebenarnya masih ada besok tapi sudah dipesan bosse @poscinta buat nulis surat ke orang yang ingin ditemui waktu nanti gathering #30harimenulissuratcinta.
Tapi aku tidak khawatir, masih ada hari - hari dimana aku masih bisa menulis surat untukmu, hanya berbeda keadaan saja.
Apa kabar dirimu hari ini ? Kamu tidak benci hari Senin 'kan ?
Banyak yang tidak suka dengan hari Senin, mereka bilang dari hari Minggu ke Senin harusnya tidak langsung berubah 180 derajat suasananya.
Hari Minggu itu hari istirahat, tiba - tiba hari Senin sudah penuh dengan segala kegiatan, pekerjaan, tugas dan masih banyak lagi.
Mereka bilang harusnya perpindahan dari hari Minggu itu bertahap. Jadi misal hari Senin masuk seperempat hari, hari Selasa masuk setengah hari, hari Rabu masuk tiga perempat hari, hari Kamis baru masuk satu hari penuh. Enak 'kan ?
Hari Jumat biarpun masuk satu hari penuh tapi besok Sabtunya sudah libur lagi.
Masih ada surat - surat lain untuk kamu, karena kamu masih di jalan hidupku.
Semoga kamu tidak bosan. Walaupun aku tidak yakin apakah kamu akan bosan ketika tidak ada suratku untukmu yang kamu baca.
Kalau suatu saat kamu memutuskan untuk pindah dari jalan hidupku bolehlah sekedar mampir untuk mengatakannya padaku.
Akan kuucapkan selamat tinggal dan semoga berbahagia.
Mungkin jalan hidup orang lain lebih membahagiakan dan tidak membuatmu cemas setiap waktu.
Aku juga akan melangkah maju dan mungkin ada lagi yang singgah di jalanku.
Jadi apakah kamu suka dengan hari Senin ?
Saturday, February 09, 2013
Berubah ?
Hai sa,
sudah hari ke-27 dalam kegiatan menulis surat cinta. Tapi surat untuk kamu tidak banyak.
Bahkan aku yakin tidak ada surat aku yang sudah kamu baca.
Tidak apa - apa, suatu hari nanti mungkin kamu bisa mendengarnya langsung terucap dari aku sendiri.
Waktu 2013 dimulai aku tidak berharap banyak, bukannya aku berharap banyak sekarang ini, tapi aku sudah tahu akan seperti apa hari - hari berlalu.
Sampai hari itu tiba.
Seperti pertemuan - pertemuan sebelumnya hanya ada sedikit kata yang terucap saat kita berjumpa.
Senyum seadanya dan langkah secepatnya.
Hari itu juga sama, sama seperti pertemuan - pertemuan sebelumnya.
Namun pertemuan setelahnya berbeda.
Ada suara yang hampir sama saat pertama kali kita bertemu.
Suara yang membuatku bisa membuatku gugup saat harus berjalan dan berpapasan denganmu.
Yang setelah itu diikuti dengan senyum dan kita bertukar beberapa kata.
Mungkin aku terlalu banyak berharap.
Tidak ada yang berbeda sebenarnya dari pertemuan itu.
Mungkin kau menunjukkan bahwa sebenarnya tidak pernah ada jarak di antara kita.
Akulah yang merasa bahwa kau menjauhi aku.
Mungkin.
Sekarang kepada hati aku berkata, tolong jangan berharap lebih lagi.
sudah hari ke-27 dalam kegiatan menulis surat cinta. Tapi surat untuk kamu tidak banyak.
Bahkan aku yakin tidak ada surat aku yang sudah kamu baca.
Tidak apa - apa, suatu hari nanti mungkin kamu bisa mendengarnya langsung terucap dari aku sendiri.
Waktu 2013 dimulai aku tidak berharap banyak, bukannya aku berharap banyak sekarang ini, tapi aku sudah tahu akan seperti apa hari - hari berlalu.
Sampai hari itu tiba.
Seperti pertemuan - pertemuan sebelumnya hanya ada sedikit kata yang terucap saat kita berjumpa.
Senyum seadanya dan langkah secepatnya.
Hari itu juga sama, sama seperti pertemuan - pertemuan sebelumnya.
Namun pertemuan setelahnya berbeda.
Ada suara yang hampir sama saat pertama kali kita bertemu.
Suara yang membuatku bisa membuatku gugup saat harus berjalan dan berpapasan denganmu.
Yang setelah itu diikuti dengan senyum dan kita bertukar beberapa kata.
Mungkin aku terlalu banyak berharap.
Tidak ada yang berbeda sebenarnya dari pertemuan itu.
Mungkin kau menunjukkan bahwa sebenarnya tidak pernah ada jarak di antara kita.
Akulah yang merasa bahwa kau menjauhi aku.
Mungkin.
Sekarang kepada hati aku berkata, tolong jangan berharap lebih lagi.
Sunday, February 03, 2013
Berharap
Selamat siang sa,
kamu lagi apa ?
Terlalu standar ya pertanyaanku.
Kalau aku sms atau mention kamu seperti itu pasti tidak akan kamu balas.
Tidak apa - apa, makanya aku lebih memilih menulis surat ini.
Aku sih berharap kamu lagi menikmati hari ini.
Mungkin kamu sedang bertemu dengan teman - temanmu, bermain - main setelah pulang dari gereja.
Semoga hari ini tetap cerah ya seperti hari - hari kemarin.
Kamu tahu 'kan betapa banyak acara - acara yang sudah sempurna direncanakan bisa batal gara - gara hujan.
Makanya jangan lupa bawa jas hujan, jadi kamu 'gak kebasahan.
Soalnya kata ramalan cuaca musim hujan belum berakhir.
Jadi jangan ketipu sama panasnya matahari, dia bisa juga emosi terus jadinya mendung, terus kalau langit ikut - ikutan sedih nanti turun hujan.
Oh ya, kamu pasti senang ya punya teman - teman yang banyak. Apalagi sekarang punya teman - teman baru juga.
Jadi tenang aja, kamu harusnya 'gak bakal bosan. Pasti kalau teman - teman kamu mau jalan - jalan mereka bakal ajak kamu ikutan.
Tapi itu semua menurut pendapatku.
Mungkin saja kamu juga merasa sendiri sama seperti aku.
Kalau begitu harusnya kita cocok, kamu ngerasa sendiri, aku juga ngerasa sendiri.
Kalau sama - sama kita jadi berdua, bersama.
Tapi sekali lagi itu semua pendapatku.
Dalam hatiku aku tahu kamu sudah memutuskan.
Apakah aku masih boleh berharap ?
kamu lagi apa ?
Terlalu standar ya pertanyaanku.
Kalau aku sms atau mention kamu seperti itu pasti tidak akan kamu balas.
Tidak apa - apa, makanya aku lebih memilih menulis surat ini.
Aku sih berharap kamu lagi menikmati hari ini.
Mungkin kamu sedang bertemu dengan teman - temanmu, bermain - main setelah pulang dari gereja.
Semoga hari ini tetap cerah ya seperti hari - hari kemarin.
Kamu tahu 'kan betapa banyak acara - acara yang sudah sempurna direncanakan bisa batal gara - gara hujan.
Makanya jangan lupa bawa jas hujan, jadi kamu 'gak kebasahan.
Soalnya kata ramalan cuaca musim hujan belum berakhir.
Jadi jangan ketipu sama panasnya matahari, dia bisa juga emosi terus jadinya mendung, terus kalau langit ikut - ikutan sedih nanti turun hujan.
Oh ya, kamu pasti senang ya punya teman - teman yang banyak. Apalagi sekarang punya teman - teman baru juga.
Jadi tenang aja, kamu harusnya 'gak bakal bosan. Pasti kalau teman - teman kamu mau jalan - jalan mereka bakal ajak kamu ikutan.
Tapi itu semua menurut pendapatku.
Mungkin saja kamu juga merasa sendiri sama seperti aku.
Kalau begitu harusnya kita cocok, kamu ngerasa sendiri, aku juga ngerasa sendiri.
Kalau sama - sama kita jadi berdua, bersama.
Tapi sekali lagi itu semua pendapatku.
Dalam hatiku aku tahu kamu sudah memutuskan.
Apakah aku masih boleh berharap ?
Saturday, February 02, 2013
Terima Kasih
Selamat siang kamu yang di sana,
tidak, aku tidak akan menuliskan namamu atau mention akun twitter kamu juga.
Aku hanya ingin menuliskan surat ini.
Surat cinta kata orang - orang.
Surat terima kasih kata suara hatiku.
Sudah berapa tahun ya kita tidak bertemu ? Kita selalu saja berselisih waktu.
Kamu pergi di saat aku akan datang dan kamu belum datang di saat aku sudah pergi.
Tapi tidak masalah, aku akan senang sekali bisa bertemu denganmu lagi.
Kita bisa bercerita, tidak perlu tentang masa lalu.
Kita bercerita tentang saat ini dan kalau boleh sekilas tentang masa depan.
Jikalau ada perbincangan tentang masa lalu mari kita bicarakan dengan hati yang terbuka.
Bahwa kita pernah jadi manusia yang hidup.
Aku yang penuh cinta. Kamu yang penuh cerita.
Terima kasih kata suara hatiku.
Memang ada waktu yang menumbuhkan kata - kata itu.
Ada hati yang sudah siap untuk menerima.
Pada akhirnya kita akan bertemu kembali.
Kita, dikelilingi oleh teman - teman yang pernah bersama.
Mungkin di saat itu aku bisa berkata langsung.
Terima kasih
tidak, aku tidak akan menuliskan namamu atau mention akun twitter kamu juga.
Aku hanya ingin menuliskan surat ini.
Surat cinta kata orang - orang.
Surat terima kasih kata suara hatiku.
Sudah berapa tahun ya kita tidak bertemu ? Kita selalu saja berselisih waktu.
Kamu pergi di saat aku akan datang dan kamu belum datang di saat aku sudah pergi.
Tapi tidak masalah, aku akan senang sekali bisa bertemu denganmu lagi.
Kita bisa bercerita, tidak perlu tentang masa lalu.
Kita bercerita tentang saat ini dan kalau boleh sekilas tentang masa depan.
Jikalau ada perbincangan tentang masa lalu mari kita bicarakan dengan hati yang terbuka.
Bahwa kita pernah jadi manusia yang hidup.
Aku yang penuh cinta. Kamu yang penuh cerita.
Terima kasih kata suara hatiku.
Memang ada waktu yang menumbuhkan kata - kata itu.
Ada hati yang sudah siap untuk menerima.
Pada akhirnya kita akan bertemu kembali.
Kita, dikelilingi oleh teman - teman yang pernah bersama.
Mungkin di saat itu aku bisa berkata langsung.
Terima kasih
Thursday, January 31, 2013
Tawa
Hai sa,
Kita belum ngobrol lagi, padahal sudah lewt seminggu.
Bahkan aku tidak akan menyebut pembicaraan kita kemarin sebagai sebuah obrolan.
Aku melihat kamu, kamu melihat aku, kita saling menyapa dan sudah.
Tidak ada obrolan - obrolan panjang seperti waktu itu.
Tidak ada tawa - tawa lepas dari dirimu seperti yang selalu kuingat.
Tapi seperti suratku yang kemarin, tawa - tawa itu mungkin masih ada, namun bukan untukku.
Suara - suara lucumu juga masih ada, namun aku tidak akan pernah mendengarnya lagi.
Aku masih berharap pada kejutan - kejutan indah, sa.
Di saat aku berpaling dan wajahmu hadir mengejutkan diriku.
Saat itu pula aku salah tingkah harus berkata apa, hanya bisa tersenyum dan bertanya apa yang sedang kau lakukan.
Namun hal itu sulit sekali kulakukan sekarang, pembicaraan - pembicaraan kita tidak mengarah kepada tawa - tawa ceria.
Hanya ada kesunyian.
Selalu hati - hati sa. Aku tahu kamu bisa jaga dirimu sendiri.
Aku hanya ingin kamu tetap ada saat kita bisa kembali tertawa
yang masih mengagumimu
Kita belum ngobrol lagi, padahal sudah lewt seminggu.
Bahkan aku tidak akan menyebut pembicaraan kita kemarin sebagai sebuah obrolan.
Aku melihat kamu, kamu melihat aku, kita saling menyapa dan sudah.
Tidak ada obrolan - obrolan panjang seperti waktu itu.
Tidak ada tawa - tawa lepas dari dirimu seperti yang selalu kuingat.
Tapi seperti suratku yang kemarin, tawa - tawa itu mungkin masih ada, namun bukan untukku.
Suara - suara lucumu juga masih ada, namun aku tidak akan pernah mendengarnya lagi.
Aku masih berharap pada kejutan - kejutan indah, sa.
Di saat aku berpaling dan wajahmu hadir mengejutkan diriku.
Saat itu pula aku salah tingkah harus berkata apa, hanya bisa tersenyum dan bertanya apa yang sedang kau lakukan.
Namun hal itu sulit sekali kulakukan sekarang, pembicaraan - pembicaraan kita tidak mengarah kepada tawa - tawa ceria.
Hanya ada kesunyian.
Selalu hati - hati sa. Aku tahu kamu bisa jaga dirimu sendiri.
Aku hanya ingin kamu tetap ada saat kita bisa kembali tertawa
yang masih mengagumimu
Saturday, January 26, 2013
Senyum
Dear sa,
Apa kabar ?
Hampir 2 bulan tidak bertemu dan hanya satu kata yang keluar saat pertemuan pertama kita di 2013 ini.
Itu bukan pertanyaan basa - basi, aku ingin tahu bagaimana kabarmu selama ini.
Menikmati liburan panjang pertama yang kamu rasakan.
Kalau boleh berprasangka harusnya liburan ini tidak terlalu kamu nikmati ya.
Aku tidak lihat senyum yang biasanya ada di wajahmu.
Senyum yang biasa kamu ukir di wajahmu saat menyapa diriku.
Senyum yang sekarang muncul itu seperti senyum yang terpaksa.
Kalau saja aku bisa tahu apa penyebabnya.
Namun dalam hati kecil ini ada kenyataan yang berkata bahwa senyum kamu yang terpaksa itu hanya ditujukan pada diriku.
Senyum kamu yang indah itu masih bisa dilihat orang - orang lain.
Suara - suara yang mengiringi senyum itu juga dapat didengar orang lain.
Sedangkan suara yang aku dengar hanyalah suara berat yang mungkin saja malas keluar dari mulutmu.
sa, senyum terpaksa kamu itu sangat menyiksa.
Senyum itu seperti diiringi kata - kata, kenapa sih harus kamu lagi, kamu lagi.
Mungkin kalau maunya kamu besok - besok kamu bisa senyum seperti biasa.
Tidak perlu memprogram ulang wajahmu untuk senyum terpaksa saat melihat aku dan melanjutkan hari ceria dengan teman - temanmu.
sa...
senyum dan tertawalah, seperti yang pernah mata ini lihat dan masih terekam dalam ingatan
Apa kabar ?
Hampir 2 bulan tidak bertemu dan hanya satu kata yang keluar saat pertemuan pertama kita di 2013 ini.
Itu bukan pertanyaan basa - basi, aku ingin tahu bagaimana kabarmu selama ini.
Menikmati liburan panjang pertama yang kamu rasakan.
Kalau boleh berprasangka harusnya liburan ini tidak terlalu kamu nikmati ya.
Aku tidak lihat senyum yang biasanya ada di wajahmu.
Senyum yang biasa kamu ukir di wajahmu saat menyapa diriku.
Senyum yang sekarang muncul itu seperti senyum yang terpaksa.
Kalau saja aku bisa tahu apa penyebabnya.
Namun dalam hati kecil ini ada kenyataan yang berkata bahwa senyum kamu yang terpaksa itu hanya ditujukan pada diriku.
Senyum kamu yang indah itu masih bisa dilihat orang - orang lain.
Suara - suara yang mengiringi senyum itu juga dapat didengar orang lain.
Sedangkan suara yang aku dengar hanyalah suara berat yang mungkin saja malas keluar dari mulutmu.
sa, senyum terpaksa kamu itu sangat menyiksa.
Senyum itu seperti diiringi kata - kata, kenapa sih harus kamu lagi, kamu lagi.
Mungkin kalau maunya kamu besok - besok kamu bisa senyum seperti biasa.
Tidak perlu memprogram ulang wajahmu untuk senyum terpaksa saat melihat aku dan melanjutkan hari ceria dengan teman - temanmu.
sa...
senyum dan tertawalah, seperti yang pernah mata ini lihat dan masih terekam dalam ingatan
Thursday, January 17, 2013
Satu Arah
Aku berdusta, semua kicauanku selama ini itu tentang kamu.
Maafkan aku.
Tampaknya segala kata yang tertumpah tidak membuat segalanya lebih baik.
Bahkan tak ada lagi tegur sapa yang biasanya kamu ucapkan.
Tapi suara indahmu tetap tinggal di pendengaranku.
Bahkan ketika pembicaraanmu dan teman - temanmu terjadi di balik tembok atau di ruangan yang berbeda.
Aku tetap bisa mendengarnya.
Hatiku yang mendengarnya.
Ia tetap berdegup kencang, seakan kau ada di hadapanku.
Pikiranku menjadi tak tentu, tak dapat memutuskan apakah yang akan kulakukan.
Pada akhirnya pelarianku hanyalah kata - kata.
Yang tidak terbawa angin dan berbisik kepadamu.
Pada akhirnya rinduku hanyalah kesendirianku.
Yang tidak menjelma cinta dan menyentuh hatimu.
Maafkan aku.
Tampaknya segala kata yang tertumpah tidak membuat segalanya lebih baik.
Bahkan tak ada lagi tegur sapa yang biasanya kamu ucapkan.
Tapi suara indahmu tetap tinggal di pendengaranku.
Bahkan ketika pembicaraanmu dan teman - temanmu terjadi di balik tembok atau di ruangan yang berbeda.
Aku tetap bisa mendengarnya.
Hatiku yang mendengarnya.
Ia tetap berdegup kencang, seakan kau ada di hadapanku.
Pikiranku menjadi tak tentu, tak dapat memutuskan apakah yang akan kulakukan.
Pada akhirnya pelarianku hanyalah kata - kata.
Yang tidak terbawa angin dan berbisik kepadamu.
Pada akhirnya rinduku hanyalah kesendirianku.
Yang tidak menjelma cinta dan menyentuh hatimu.
Tuesday, November 13, 2012
Crush
❤your smile
❤your laugh
❤your small mustache
❤your thoughts
❤your immaturity
❤your dreams
❤how you talk
❤how you write
❤how you're shorter than me
❤your voice
❤the way you talk to me
❤the way you dance
❤your photos
❤your hair
❤your nickname
❤your beauty
❤your heart
❤everything about you
❤you
Inspired by Cupid.com in Google+

Have you ever made such a list for your crush?
#pictureoftheday
❤your laugh
❤your small mustache
❤your thoughts
❤your immaturity
❤your dreams
❤how you talk
❤how you write
❤how you're shorter than me
❤your voice
❤the way you talk to me
❤the way you dance
❤your photos
❤your hair
❤your nickname
❤your beauty
❤your heart
❤everything about you
❤you
Inspired by Cupid.com in Google+

Have you ever made such a list for your crush?
#pictureoftheday
Thursday, October 04, 2012
God is Gracious
Dan kubiarkan senyummu mengusap lelah jiwaku.
Sama seperti hari - hari yang kemarin kulalui.
Ingatan tetap menyimpan guratan wajahmu.
Segala keindahan terpahat kukuh di dalam jalur hidupku.
Menyusurinya tak pernah sulit.
Segala di ingatan sangatlah nyata.
Menghadirkannya kembali membawa ceria.
Dan kembali menyimpan rasa di hati
Sama seperti hari - hari yang kemarin kulalui.
Ingatan tetap menyimpan guratan wajahmu.
Segala keindahan terpahat kukuh di dalam jalur hidupku.
Menyusurinya tak pernah sulit.
Segala di ingatan sangatlah nyata.
Menghadirkannya kembali membawa ceria.
Dan kembali menyimpan rasa di hati
Subscribe to:
Posts (Atom)