Tuesday, January 22, 2013

Malu

Semoga surat ini tidak menjadi bahan celaan *mari kita berdoa
Jadi ceritanya tema surat hari ini adalah harus kirim ke selebritis, betul selebritis, bukan selebtwit.
Nah berarti harus cari akun yang followersnya jutaan manusia kan atau bisa juga yang ribuan atau mungkin yang setengah juta.
Ini kaya ngomongin uang ya, padahal ngomongin followers.
Belum terbayang sih kalau sampai followers sebanyak itu.
Oke, cukup basa - basinya.
Dan mari kita persembahkan surat cinta hari ini kepada Brigitta Cynthia aka. Gigi Chibi *suara latar - tepuk tangan*

Chibi Chibi Chibi.... *kasih mic ke penonton* 
Ya seperti itulah teriakan para penonton saat mereka melihat idola mereka bernyanyi, terlihat tapi tak terjangkau,

Tapi dengan surat ini harusnya jadi terjangkau sih.
Harapannya adalah kalau ngirim surat ini dibaca #ngarep
Kalau boleh bilang sebenarnya kakak gigi ini cantik sekali.
Sangat. Belum nemuin kata - kata yang lebih lagi.
Dari tv sih, soalnya belum pernah liat langsung.

Tapi itulah permasalahannya.
Dari tv saja sudah cantik, kebayang 'kan kalo ketemu langsung.

Kalo ketemu langsung pasti ga bakal ada kata - kata yang keluar.
Terlalu gugup.
Keringat dingin.
Gemetaran.
Bukan sakit ya, ini gara- gara ketemu si cantik.

Apalagi tahu ternyata jago dance. Cantiknya langsung naik 1000%.
Sayangnya cuma bisa memuji sampai situ.
Banyak orang bilang don't judge book by it's cover

That's why i'm not

Semua pujian di atas memang pujian luar, hanya sampulnya saja.
Namun entah kenapa saya yakin bahwa kecantikanmu tidak hanya di luar.
Ada sesuatu yang tidak terlihat sampai akhirnya saya mengirimkan surat ini.
Dan itulah yang membuat kecantikan itu bisa mengalahkan semua kecantikan yang ada di luar.

Tetap semangat ya.
Tetap berkarya.
Hidup itu indah.

Monday, January 21, 2013

(Hanya) Mimpi


"Aku memimpikannya" kataku.
"Siapa ?"
"Gadis itu" jawabku.
"Maksudmu dia ?"
"Memang dia, aku tidak memimpikan siapa - siapa lagi." balasku.
"Kenapa ? Dia tidak pernah menjadi hatimu, belum menjadi rasamu, dan tampaknya tidak akan pernah menjadi hidupmu."
"Tidak apa - apa, karena segala sesuatunya berbeda di dunia mimpi." sahutku.
"Dunia mimpi tidak akan sama dengan dunia ini.
"Di dunia mimpi aku ada bersamanya. Hanya saja untuk saat ini bersamanya adalah harapan yang mulai memudar."

Dan sebelum semua yang lama berganti dengan yang baru, bersamanya adalah sesuatu yang tak akan pernah terjadi.

Whatever

Agnes,

Saya bisa mengerti. Semoga anak itu cepat sembuh.
Tiba - tiba saya membayangkan betapa tidak enaknya harus terbaring sakit saat tubuh ini ingin bersenang - senang.

Oh iya, saya berhutang padamu sebuah foto pemandangan Barcelona.
Ini dia sewaktu saya mengunjungi Montjuïc.



Saya sedang berada di benteng.
Saya tidak bisa membayangkan meriam seperti itu jika digunakan terhadap Barcelona.


Pernah dengar lagu dari Oasis ? Judulnya whatever.

I'm free to be whatever I
Whatever I choose

Saya beruntung bisa bebas dan menentukan sendiri arah kehidupan saya.
Saya tidak tahu apakah bisa disebut beruntung atau memang itu usaha saya sendiri.
Masih banyak mereka yang bebas tapi tetap terkekang.

Nanti saya lanjutkan lagi ceritanya.

ps : cuaca di sini sedikit murung, tampaknya pengaruh kekalahan Barca semalam.


the free Vari

Sunday, January 20, 2013

Perjuangan

Kepada orang - orang yang tak pernah menyerah,

Lamanya usia memang tidak ada yang tahu.
Apa yang terjadi esok juga bukan rencana kita.
Bahkan apa yang kita inginkan tak selalu menjadi kenyataan.

Tapi setiap kita mempunyai harapan.
Setiap kita mempunyai kekuatan.

Bukankah kita ingin ketika kita gagal kita tetap dapat mengatakan "saya telah berjuang"
Karena kegagalan setelah perjuangan bukanlah kesia - siaan.
Bahwa perjuangan tidaklah berakhir sampai saat tertentu saja.
Bahkan ketika hidup kita berakhir di tahap akhir perjuangan kita, kita tidak tahu bahwa mungkin ada yang meneruskan perjuangan kita.
Ya, perjuangan kita akan hidup dalam semangat orang lain.
Orang - orang yang tak pernah menyerah.

Saturday, January 19, 2013

Kejutan

Teruntuk kejutan,

Kalau memang mau hadir harusnya kan bilang dulu.
Kalau kamu hadirnya seperti itu kan aku belum sempat bersiap - siap.

Tapi kalau kamu bilang - bilang berarti bukan kejutan ya.
Aku pernah bercerita tentang kamu, di setahun yang lalu.
Tetap dengan kejutan - kejutan yang tidak pernah aku bisa pahami.

Apakah memang doaku terdengar olehmu ?
Atau rasa hatiku terasa olehmu ?

Kejutan - kejutan ini membuat hidupku berbeda.
Aku tidak akan pernah tahu apa yang ada di balik tembok ketika aku berjalan ?
Atau apa yang ada di lantai atas ketika aku selesai menapak tangga ?
Mungkin juga siapa yang kulihat saat menyeberangi jalan.

Terima kasih sudah membuat aku tersenyum kecil.
Namun di hatiku ada rasa yang lebih dari sekedar senyuman.


Dari aku di senja jingga

Comforting Sounds

Hi Nes,

Saya selalu di sini. Surat kamu salah satu penyambung saya dengan keadaan yang lain.
Tampak cocok sekali temanmu yang menikah dengan pasangannya, yes she's beautiful.
Tapi saya tidak menyangka kamu akan bertemu dengan Julian.
Semoga dia baik - baik saja melihat kamu dengan Clint. Atau semoga dia baik - baik saja melihat Rolan dengan Clint.

Ah, pernikahan. Banyak yang mengidamkan, banyak juga menolaknya.
Dan diantaranya mungkin banyak yang ragu.
Saya juga tidak mau membicarakan hal - hal mengenai pernikahan saat ini.

Saya belum sempat cerita, kemarin saat perjalanan ke sini saya sempat berkenalan dengan beberapa orang.
Yah, perjalanan Jakarta - Barcelona tidak sebentar. Dan menghabiskan waktu dengan diam hanyalah salah satu pilihan. Ada Andreu dan temannya Marc. Mereka habis berlibur ke pulau Komodo.
Ada juga Diana, Clara, Ariadna & Marc. Mudah - mudahan saya tidak salah menulis nama mereka.
Saya akan bercerita mengenai mereka di surat saya selanjutnya. Tampaknya saya menemukan teman - teman baru dalam perjalanan ini.

Nothing is pure anymore but solitude

Biarpun begitu saya masih sempat menghabiskan waktu dengan kesendirian. Apalagi dengan mendengar Mew - Comforting Sounds

Saya kemarin berkunjung ke daerah Montjuïc, bahkan dengan suhu yang tidak terlalu dingin pun saya benar - benar menikmati pemandangan kota Barcelona.
Dan keindahannya membuat saya terpaku, sehingga lupa mengambil foto.
Tenang saja, nanti saya akan kesana lagi.

ps : ada banyak lagu yang harus saya dengarkan hahahaha


Vari dalam kesendirian

Thursday, January 17, 2013

Falling In Love at a Coffee Shop

Hai Nes,

saya sudah sampai. Ingat ya, ini awal perjalanan, bukan sebuah akhir.
Terima kasih sudah memberi tahu, saya belum sempat menjelajahi kota ini dan segala hiruk pikuknya, tapi saya akan sempatkan. Tentu saja saya ingin memberi tahu kamu apakah yang istimewa dari kota ini.

Tampaknya dirimu sudah mulai melupakan patah hati kuadrat itu. Dan saya turut bersuka cita menyambut acaramu. Saya ingat Kurt, bahkan di usianya yang sudah senja dia tetap bersemangat. I hope you have a great time there. If you don't mind, and there's no limitation, please upload it to youtube or send me an email.
Dengan senang hati saya akan menikmatinya ditemani dengan secangkir kopi memandangi Laut Mediterania.
Ngomong - ngomong soal kopi, lagu ini memang cocok untuk menemani saya.

I think that possibly
Maybe i've fallen for you

Betul, itu lagu Landon Pigg, Falling In Love At A Coffee Shop.
Tahukah kamu saya jatuh cinta kepada siapa ?

Entahlah, terlalu banyak.
Mungkin saya tidak hanya jatuh cinta kepada siapa tapi juga kepada apa.
Saya jatuh cinta pada harumnya aroma kopi panas yang dapat membuat orang memandangi sesuatu selama berjam - jam.
Saya jatuh cinta melihat orang - orang yang bersenda gurau dengan teman - temannya atau sepasang kekasih yang terlalu jatuh dalam cinta.
Dan saya juga jatuh cinta kepada seorang yang menemani saya menghirup aroma kopi.
Sayangnya itu belum terjadi dan mungkin tidak akan pernah terjadi.

Saya masih ingat ketika saya mengajak Sherli makan siang untuk pertama kalinya, ada senyum yang mengembang di hati saya, namun tertahan di mulut saya.
Saya memaksakan diri untuk bersikap biasa saja atau sebenarnya itu bukan sikap yang biasa - biasa saja.
Makan siang itu berlalu begitu saja, tapi tidak bagi saya.
Kamu percaya tidak, saya menyimpan bon makan siang hari itu sebagai kenang - kenangan.
Bodoh memang.
Mudah - mudahan cerita ini tidak membuat cuaca New York kembali sendu.

Terpikirkan oleh saya untuk mencoba mengikuti annual run yang kamu ceritakan. Mungkin saya bisa berlatih terlebih dahulu di sini.

Messi ? Tadinya kemarin malam saya ingin menyampaikan salam kamu secara langsung. 
Dia hanya berjarak 105 meter dari tempat saya berdiri.
Sayangnya kami dipisahkan oleh sebuah stadion kebanggaan rakyat Catalonia, Nou Camp.
Saya hanya bisa berdiri di luar, mendengar teriakan - teriakan para penonton.

yang sedang jatuh,

Vari

ps : ikut acara no pants day ? memang cuaca sedang dingin, tapi siapa tahu.

Satu Arah

Aku berdusta, semua kicauanku selama ini itu tentang kamu.
Maafkan aku.

Tampaknya segala kata yang tertumpah tidak membuat segalanya lebih baik.
Bahkan tak ada lagi tegur sapa yang biasanya kamu ucapkan.

Tapi suara indahmu tetap tinggal di pendengaranku.
Bahkan ketika pembicaraanmu dan teman - temanmu terjadi di balik tembok atau di ruangan yang berbeda.
Aku tetap bisa mendengarnya.
Hatiku yang mendengarnya.
Ia tetap berdegup kencang, seakan kau ada di hadapanku.
Pikiranku menjadi tak tentu, tak dapat memutuskan apakah yang akan kulakukan.

Pada akhirnya pelarianku hanyalah kata - kata.
Yang tidak terbawa angin dan berbisik kepadamu.

Pada akhirnya rinduku hanyalah kesendirianku.
Yang tidak menjelma cinta dan menyentuh hatimu.

Wednesday, January 16, 2013

Penjelajah

Teruntuk rasa,

berapa kilometerkah jarak yang sudah kutempuh selama hidup ini ?
Ratusan ?
Ribuan ?
Atau lebih dari itu ?

Dari sekian ribu kilometer itu, berapa kilometerkah yang kujalani dengan senang hati, gembira dan bahagia ?
Ada langkah - langkah gontai yang sendu, ada  gerak kaki yang tidak bersemangat, ada telapak kaki yang sudah lelah menjejak.

Seperti usia yang semakin berkurang setiap tahunnya, jarak yang kita tempuh pun akan semakin berkurang.
Tapi aku masih ingin melangkah lebih jauh lagi dan lebih lama lagi.

Kota, gunung dan pantai yang belum kusinggahi.
Setiap tempat memiliki cerita bukan ?
Semoga waktu masih mengijinkan kita.


Aku,

sang penjelajah

Tuesday, January 15, 2013

Perjalanan Ini

Halo Agnes,

Membalas suratmu ini terasa berbeda, apalagi saat dilakukan di atas bentangan awan - awan.
Sebenarnya awan - awan itu tidak terlihat, di luar sana gelap pekat.
Mungkin saat ini saya sedang berada di atas Samudera Hindia dan perjalanan masih panjang, karena nanti saya masih harus transit dulu di Dubai.
Tapi gelap ini memang menyenangkan Nes, sama seperti birunya laut yang bisa kita lihat saat penerbangan siang hari, gelap ini membuat saya benar - benar menikmati perjalanan ini.

Sepertinya saat menanyakan kabarmu, bukan jawaban - jawaban seperti itu yang saya harapkan.
Saya berharap perkataan saya setahun yang lalu itu salah dan kamulah yang benar.
Mungkin saya melihat Clint dari sisi yang tidak pernah bisa saya lihat sebagaimana kamu bisa menerimanya.
Ah, tapi sudahlah. Membahas itu tidak akan membuat hidupmu jadi lebih baik kan ?
Bagaimana cuaca di New York ? Semoga ia tidak membuat hatimu semakin meraung - raung ya.

Saya juga sedang merenung. Di antara para penumpang yang sibuk dengan kesibukan masing - masing, saya juga sibuk dengan perenungan saya.
Saya masih berpikir tentang Sherli. Apa jadinya kalau dia bisa ikut bersama saya dalam perjalanan ini. Cokelat panas bersamanya di Barcelona akan berbeda dengan secangkir kopi mahal di Bandung.
Tentu saja kamu boleh bergabung, kamu sudah berjanji akan mampir.
Tapi sekali lagi, saya biarkan saja hal itu untuk saat ini.

Lagu Padi dengan judul seperti surat ini memang sangat tepat menemani perjalanan separuh dunia ini. Walaupun saya belum tahu kemanakah saya akan berpulang.
Tampaknya kegalauan saya tidak mau kalah bersaing dengan kamu.

Nes, tampaknya saya juga ingin bergabung dengan kelompok terbesar dalam pesawat ini, yaitu kelompok orang - orang terlelap. Mungkin mereka sudah bermimpi telah sampai di Barcelona.
Semoga kamu juga bermimpi apa yang ingin kamu impikan.

New York - Barcelona hanya terpisah Lautan Atlantik. Tapi jangan berenang ke sini untuk menikmati hangatnya Barcelona.




Vari

ps : sekali - sekali coba naik tangga di empire state building, coba kamu kuat berapa lantai

Tomat & @hurufkecil

Dear kakak tomat,

Bolehkah saya menyapa anda seperti itu ? Kadang - kadang memang sedikit sekali perbedaan antara mencoba untuk akrab dan tidak sopan.
Saya bertemu dengan anda pertama kali di sebuah twit yang menyebutkan anda adalah tukang pos saya dalam program #30harimenulissuratcinta.
Anda adalah tukang pos saya yang pertama dan saya tidak mengenal siapa itu @hurufkecil .

Sebagai tukang pos anda sering me-RT twit - twit yang sudah masuk dalam program #30harimenulissuratcinta dan hanya itu. Saya belum pernah melihat twit anda sendiri.

Dan suatu saat di malam hari akhirnya kicauan itu terdengar juga.

140 karakter bagi sebagian orang adalah jumlah yang sangat terbatas. Tapi twit anda membuktikan bahwa kata - kata tak berbatas bahkan dengan batas yang terlihat jelas.

Pada akhirnya saya tidak sempat bertemu dengan anda di dunia nyata. Di gathering #30harimenulissuratcinta tahun lalu anda berhalangan hadir.
Seperti kata - kata yang tidak terbatas, begitu juga ruang dan waktu.
Akan ada pertemuan yang direncanakan dan pertemuan yang tidak terduga.

Saya melihat dan belajar dari anda.
Saya membaca dan menikmati kata - kata.
Saya masih belajar bagaimana bermain dengan kata - kata.
Saya merangkai dan menuliskan kata - kata.

Terima kasih banyak kakak tomat.

ps : saya lupa hubungan @hurufkecil dengan tomat :D

Monday, January 14, 2013

Selamat Berjumpa

Teruntuk : Cinta,

Akhirnya kita berjumpa lagi. Bukan, bukan maksudku mengatakan bahwa sebelumnya kita tidak bertemu.
Setahun yang lalu tepat ditanggal ini aku bertemu denganmu.
Dan 29 hari kemudian kita selalu bertemu.
Hari - hariku selalu diisi dengan perbincangan, perenungan kita.
Bahkan diantaranya pernah diisi dengan bebrapa sumpah atau mungkin janji bahwa kita akan selalu bersama.
Namun entah kenapa pertemuan kita hanya terjadi selama 30 hari saja.
Setelah itu selama 4 - 5 bulan setelahnya kita jarang bertemu dan bahkan kaupun menghilang.

Aku tanpamu di hari - hari itu.
Sampai tiba - tiba setelah kau kembali datang menghampiri.
Entah kenapa kau berbeda, seperti anugerah yang turun dari langit.
Berharap sudah melampaui jejak waktu.
Namun masa depan tetap adalah kenyataan dan kaupun menghilang kembali bahkan lebih cepat dari sebelumnya.
Dan kuhabiskan tahun itu merenungimu.

Sekarang kita kembali bertemu. Tidak salah bukan kalau aku mengharapkanmu.
Tidak ada lagi harap yang melampaui waktu.
Semoga boleh kekal kita bersama.

Namun ada yang lain dari dirimu, sepertinya kita tidak lagi berdua.
Kita lebih dari dua.
Aku tidak bisa menghitung siapakah gerangan yang lain.

"Kau salah, selama ini aku tidak pernah meninggalkanmu. Yang mau kau lihat hanyalah aku, satu cinta. Kau tidak mau melihat bahwa selama ini seluruh dirimu dilingkupi cinta. Yang selalu setia denganmu, bahkan ketika engkau tidak mampu merasakan." ujar cinta.

"Kau tidak perlu takut, mari berjalan melintasi waktu. Di suatu langkah dalam hidupmu satu cinta akan kembali datang dan akan bersamamu menjadi satu hidup."


Tuesday, November 13, 2012

Crush

❤your smile 
❤your laugh 
❤your small mustache 
❤your thoughts 
❤your immaturity 
❤your dreams 
❤how you talk 
❤how you write 
❤how you're shorter than me 
❤your voice 
❤the way you talk to me 
❤the way you dance 
❤your photos 
❤your hair 
❤your nickname 
❤your beauty 
❤your heart 
❤everything about you 
❤you

Inspired by Cupid.com in Google+



Have you ever made such a list for your crush?

#pictureoftheday  


Thursday, October 04, 2012

God is Gracious

Dan kubiarkan senyummu mengusap lelah jiwaku.
Sama seperti hari - hari yang kemarin kulalui.

Ingatan tetap menyimpan guratan wajahmu.
Segala keindahan terpahat kukuh di dalam jalur hidupku.

Menyusurinya tak pernah sulit.
Segala di ingatan sangatlah nyata.

Menghadirkannya kembali membawa ceria.
Dan kembali menyimpan rasa di hati

Wednesday, September 19, 2012

Sosok & Kata

Tiba - tiba bertemu dengan kata.
Kata - kata yang pernah terucap, kata - kata yang pernah memberi senyum.
Kata - kata yang berbeda waktu.

Kata - kata ternyata dapat muncul dari beragam sosok.
Bukan sosok yang saling bersilangan.
Sosok - sosok yang memberi senyum dalam hidup.

Sosok - sosok yang berbeda yang tidak berjalan beriringan bersama waktu.
Kalianlah yang dicinta.
Kalianlah yang berbahagia.
Kalianlah yang tidak terjangkau.
Kalianlah, kepada siapa aku memberi.

Yang terbaik untuk kebahagiaan.

Monday, September 10, 2012

Wanita Sempurna

Clubeighties - Dari Hati

Ku ingin kau menjadi milikku
Entah bagaimana caranya
Lihatlah mataku untuk memintamu

Lagu mencerminkan perasaan.
Kalimat yang selalu diucapkan sambil bercanda.

Tahun 0.
Aku hanyalah seorang pemalu. Kamu ? Kamu mungkin juga pemalu. Tapi pemalu yang banyak penggemarnya.
Dan aku menilaimu sombong, padahal aku tidak kenal dekat denganmu.

Tahun 1.
Dunia ternyata kecil. Kamu memilih universitas yang sama. Dan seperti biasa kamu mempunyai banyak penggemar dan bukan lagi pemalu.
Aku masih pemalu, yang membanggakan diri dengan mengatakan kepada para penggemarmu bahwa aku mengenalmu. Namun penilaianku sudah berubah. Mungkin kamu tidak sombong, akulah yang menilaimu terlalu cepat.
Aku hanya bisa menjadi teman dan lebih mengenalmu.

Tahun 2.
Aku sudah lebih mengenalmu. Kita bergabung dalam kegiatan - kegiatan yang sama. Walaupun berbeda divisi, namun itu sudah cukup bagiku untuk berbicara denganmu. Mengetahui apa yang kamu suka.
Saat itu kamu sudah menjadi kekasih temanku.

Tahun 4.
Aku menunggu, Tanpa harus terlihat, tanpa harus diketahui. Dan temanku bukan lagi kekasihmu.

Tahun 5.
Cinta selalu memberi tahu tujuan akhir dari hati kita. Tapi kadang - kadang ia melaju terlalu cepat sehingga tidak memperhatikan keadaan disekitarnya.
Aku tahu tujuan akhirku adalah kamu. Tapi aku tidak melihat ada cinta yang lain yang membuatmu juga menjadi tujuan akhir hatinya.
Aku mundur dan kembali menunggu. Dan kamu pun lulus.

Tahun 7.
Bumi mungkin berputar terlalu cepat. Waktu berlalu dan kita pun bertemu kembali. Kamu sedang mempersiapkan surat - surat untuk pekerjaanmu di luar sana.
Kamu sudah bukan lagi orang yang kunilai sombong.
Kamu adalah sang wanita sempurna.
Kita menghabiskan waktu bersama, hanya makan siang dan beberapa obrolan. Itu pun cukup.
Dan aku menceritakan tentang kekasihku.

Tahun 8.
Jarak tak pernah memisahkan hati.
Kata - kata bisa meluncur melalui kabel - kabel. Dan melalui monitor pandangan kita bertemu.
Kutulis bahwa aku sedang mendengarkan lagu.
Kau bertanya lagu apakah yang kudengarkan.

Clubeighties - Dari Hati

Andai engkau tahu
Bila menjadi aku
Sejuta rasa di hati
Lama t'lah kupendam
Tapi akan kucoba mengatakan

Tapi tidak kukatakan bahwa lagu mencerminkan perasaan.

Tahun 9.
Dunia ini memang kecil atau dia berkonspirasi agar aku bertemu denganmu.
Kau sudah kembali. Berubah dari luar, namun tetap sang wanita sempurna.
Dan kau bersama kekasihmu.

Tahun 10.
Hari bahagia itu akhirnya tiba. 10 tahun ternyata hanya satu kedipan mata.
Tak sabar untuk melihatmu, keanggunan dan kebahagiaan menjadi satu.
Di depan altar.
Di hadapan keluarga.
Di antara teman - teman.

Mulut dan hatiku sudah siap untuk berbicara.
Dan ketika kugenggam tanganmu,

"Selamat, semoga bahagia selalu"

Friday, September 07, 2012

Rindu

Counting Crows - Accidentally in Love

So she said what's the problem baby
What's the problem i don't know

Baru saja kumatikan monitorku.
Ah, ternyata kata - kata masih bisa melampiaskan rasa rindu meski mata tak bertemu.
Memang bukan hal yang mudah untuk membiarkanmu sendiri di sana.

"Hi, add aku sebagai teman ya" kata - kata yang masih terngiang sebagai awal dari semuanya.
"Ok, sudah ya. Salam kenal. Suka nulis juga ?"

"Iya, aku suka nulis. Kok tau sih ?"
"Hahaha. Maaf, tadi aku sempat liat tulisan - tulisanmu yang kamu posting. Malah sempat kelupaan mau add kamu."

"Oh gitu, jadi malu nih. Itu hanya tulisan - tulisan biasa, sekedar mengisi waktu yang tak tentu."
"Eh, bagus kok. Aku suka. Kadang - kadang bosan juga baca novel - novel yang bergeletakan, isi ceritanya mirip - mirip semua. Beda kok sama tulisan - tulisan kamu."

"Makasih ya. Mudah - mudahan itu ga cuma basa - basi ya. Kalau kamu memang suka, kasih saran ya kalau tulisanku ada yang kurang, atau terlalu gimana. Aku 'kan iseng - iseng aja."
"Tenang aja, kalau kamu butuh editor, nih ada aku." sengaja melebih - lebihkan kemampuanku yang memang tidak ada.

Well, maybe i'm in love, think about it every time
I think about it, can't stop thinking about it

Hmmm ternyata mengatur perasaan tidak semudah mengatur orang.
Percakapan di layar monitor ini menjadi candu.
Candu membuai diri sampai tidak menjejak tanah.
Ah, tapi memang begitu bukan indahnya jatuh cinta.

"Selamat malam rindu, jangan tidur terlalu malam, besok 'kan kuliah pagi" begitulah kami saling menyapa dalam rindu.

Dan tahun terakhir yang menentukan kelulusan pun dimulai. Tapi semua terasa cepat.
Persiapan mencari topik Tugas Akhir baru kumulai setahun yang lalu, namun sekarang disini diriku berada di tengah aula sedang berbaris menunggu ucapan selamat dari rektor.
Aku sudah menjadi sarjana dan rindu yang berada di layar monitor yang berbeda adalah orang pertama yang kuberi tahu.

"Selamat ya, aku tahu kok kamu bisa. Makanya jangan terlalu tegang." ucapannya selalu membuatku yakin dapat melalui segala rintangan.
"Makasih, padahal tadi sempat gugup sih. Untung ga ada yang nonton aku sidang, jadi bisa lebih tenang."

Dan hari kelulusanku terasa lebih indah dari masa - masa kuliahku.


"Jadi kamu pergi naik kereta ?"
"Iya, ini aku lagi di kereta. Maaf ya telat, soalnya tadi aku harus ngurus surat tanda lulus sementara dulu"

"Oh, ya udah. Nanti aku langsung tunggu di stasiun ya."
"Siap. Nanti aku tahu itu kamu gimana ?"

"Gampang kok, aku pakai baju warna pink terang, celana jeans biru terus pakai jaket kuning. Di stasiun cuma aku yang aneh sendiri."
"Dasar, kamu pasti kaya badut sendirian disana. Tungguin aku ya."

Aku tertawa sendiri sambil melihat tulisan di telepon genggamku.
Akhirnya kata - kataku dapat kau dengar sendiri tanpa melalui monitor.
Kamu tidak akan lagi sendiri di seberang sana.
Kamu juga rindu aku kan ?

Come on, come on
I want to hear you whisper
Come on, come on
Settle down inside my love

I'm in love, I'm in love
I'm in love, I'm in love

Tuesday, September 04, 2012

Usia

The Script - This is Love

It's in the eyes of a children
As they leave for the very first time
And it's in the heart of a soldier
As he takes a bullet in a front line

Benar sekali kita dapat menemukan cinta di hati, di mata, di kata - kata, di suara - suara.
Dimana - mana.
Bahkan di jarak usia terjauh.
Namun namanya tetap cinta.
Jadi kalau kamu dan aku terpisah bagaimana ?
Aku tidak menemukan masalah dari pertanyaan itu.

This is where the heart lies, this is from above
Love is this, this is love

Karena dimanapun kita berada, cinta kita tetap sama.

Love is why we fall down, get back up again

Aku selalu bangkit.
Tidak dalam waktu yang sama memang, namun aku selalu bangkit.
Jam - jam bercengkerama denganmu sangat menyenangkan, aku bangkit kembali.
Saat aku bangkit, bolehkah kau yang mengangkat aku ?

Love is why we do it, love is worth the pain

Kau pantas karena cinta.
Segala rasa sakit yang mungkin muncul memang pantas.
Tapi bukan untukmu.

Dan di jarak usia terjauh

Love is this, this is love

Sunday, September 02, 2012

Melihat Cinta

Landon Pigg - Falling In Love at a Coffee Shop

It's not a coffee shop, it's just a small cafe in the middle of the crowded mall.
Yet the story started a few hours before.

I think that possibly 
Maybe i'm falling for you

Sebuah kalimat yang cukup jelas tak bersirat. Sama seperti cinta yang kulihat.
Masih teringat hari itu saat melihatmu duduk sendirian. Membawa laptop yang pada saat itu sering sekali kau bawa.
Matamu menerawang ke seberang jalan. Aku tetap memperhatikan dari kejauhan.
Kemudian kau beranjak pergi, hanya dirimu yang tahu kemana kau menuju.

Tapi aku tetaplah aku, sehingga beberapa jam kemudian aku bisa duduk di cafe itu.
Berseberangan denganmu dan laptop yang menemani kerjaanmu.

I've seen the waters that make your eyes shine
Now i'm shining too

Semua yang kulihat, semua yang kudengar dan semua yang kurasa pada saat itu sangat membahagiakan.
Dan terima kasih, saat itu waktu berjalan sangat lambat.
Aku tidak akan pernah berkeberatan mengulang jam - jam yang singkat itu setiap hari.
Namun itu butuh kamu, seseorang yang tidak kumiliki.

Semoga hari - hari tetap baik terhadapmu.
Semoga sahabat selalu ada disampingmu.
Semoga keluarga tak pernah meninggalkanmu.
Semoga cinta selamanya tinggal di dirimu.

Yes There's a chance that I've fallen quite hard over you


Monday, July 16, 2012

Imagination Club (IC)

Hari ini tanggal 15 Juli 2012. 12 tahun yang lalu tanggal 15 Juli 2000.
Banyak yang berubah dalam 12 tahun itu. Tapi kenangan - kenangan selalu abadi.

12 tahun bukan waktu yang sebentar, tapi semua berlalu begitu cepat.
12 tahun yang lalu gw dapat kabar lo hilang.
Hilang saat sedang jalan - jalan bersama teman - teman di salah satu pantai di selatan Jawa Barat.
Dari cerita yang gw dengar lo tenggelam karena nolongin temen lo yang kebawa arus. Gw lupa lagi gimana cerita detailnya, tapi sekilas itu yang gw ingat.
Saat itu gw ga percaya kalau lo bisa tenggelam.
Inget ga waktu SMP kita mau ujian praktek renang, terus kita semua - lo, gw, baja, sulis, sandy b - latihan di kolam renang lo. Bayangin, saat orang lain mau renang harus bayar dulu, kita bisa latihan gratis di rumah lo.
Jadi gimana mungkin air malah jadi musuh lo.

Gw inget waktu lo mau pergi setahun belajar di Amerika, kita semua kumpul di rumah lo sebelum lo pergi. Setelah itu gw ga dapat kabar lagi , sampai tiba - tiba kita ga sengaja ketemu di kampus gw.
Waktu itu gw udah kuliah setahun dan gw liat lo mau daftar kuliah, tapi masih bingung. Kita ga ngobrol banyak karena lo harus beresin urusan pendaftaran.
Tapi ga lama gw denger lo keterima di FSRD ITB. Gw kagum aja, lo berhasil mutusin mau kuliah dimana dan sesuai dengan apa yang lo rasain.
Setahun kemudian ada acara pasar seni, gw datang kesana sama temen gw. Waktu itu kayanya hampir setengah Bandung tumpah semua disana. Dan kayanya gw sempat ngeliat lo, tapi kayanya lo lagi sibuk, jadi ga sempat kita ngobrol - ngobrol sebentar. Dan gw menyesal, gw ga pernah tahu waktu itu terakhir kalo gw bisa ngeliat lo.

12 tahun waktu yang panjang, tapi terasa begitu singkat.
Gw ngeliat status temen gw yang ternyata temen lo juga dan ada nama lo disitu. It's a small world after all.
Banyak yang berubah, yang dulu pernah kita khayalin.
Kenangan tidak pernah mati.

And just like what @ted_kho said, i'll see you on the other side
Yoko Laksmana (1980-2000)