Thursday, January 17, 2013

Falling In Love at a Coffee Shop

Hai Nes,

saya sudah sampai. Ingat ya, ini awal perjalanan, bukan sebuah akhir.
Terima kasih sudah memberi tahu, saya belum sempat menjelajahi kota ini dan segala hiruk pikuknya, tapi saya akan sempatkan. Tentu saja saya ingin memberi tahu kamu apakah yang istimewa dari kota ini.

Tampaknya dirimu sudah mulai melupakan patah hati kuadrat itu. Dan saya turut bersuka cita menyambut acaramu. Saya ingat Kurt, bahkan di usianya yang sudah senja dia tetap bersemangat. I hope you have a great time there. If you don't mind, and there's no limitation, please upload it to youtube or send me an email.
Dengan senang hati saya akan menikmatinya ditemani dengan secangkir kopi memandangi Laut Mediterania.
Ngomong - ngomong soal kopi, lagu ini memang cocok untuk menemani saya.

I think that possibly
Maybe i've fallen for you

Betul, itu lagu Landon Pigg, Falling In Love At A Coffee Shop.
Tahukah kamu saya jatuh cinta kepada siapa ?

Entahlah, terlalu banyak.
Mungkin saya tidak hanya jatuh cinta kepada siapa tapi juga kepada apa.
Saya jatuh cinta pada harumnya aroma kopi panas yang dapat membuat orang memandangi sesuatu selama berjam - jam.
Saya jatuh cinta melihat orang - orang yang bersenda gurau dengan teman - temannya atau sepasang kekasih yang terlalu jatuh dalam cinta.
Dan saya juga jatuh cinta kepada seorang yang menemani saya menghirup aroma kopi.
Sayangnya itu belum terjadi dan mungkin tidak akan pernah terjadi.

Saya masih ingat ketika saya mengajak Sherli makan siang untuk pertama kalinya, ada senyum yang mengembang di hati saya, namun tertahan di mulut saya.
Saya memaksakan diri untuk bersikap biasa saja atau sebenarnya itu bukan sikap yang biasa - biasa saja.
Makan siang itu berlalu begitu saja, tapi tidak bagi saya.
Kamu percaya tidak, saya menyimpan bon makan siang hari itu sebagai kenang - kenangan.
Bodoh memang.
Mudah - mudahan cerita ini tidak membuat cuaca New York kembali sendu.

Terpikirkan oleh saya untuk mencoba mengikuti annual run yang kamu ceritakan. Mungkin saya bisa berlatih terlebih dahulu di sini.

Messi ? Tadinya kemarin malam saya ingin menyampaikan salam kamu secara langsung. 
Dia hanya berjarak 105 meter dari tempat saya berdiri.
Sayangnya kami dipisahkan oleh sebuah stadion kebanggaan rakyat Catalonia, Nou Camp.
Saya hanya bisa berdiri di luar, mendengar teriakan - teriakan para penonton.

yang sedang jatuh,

Vari

ps : ikut acara no pants day ? memang cuaca sedang dingin, tapi siapa tahu.

No comments:

Post a Comment